25 Februari 2011

Persahabatan(Friendship)


Persahabatan
Mungkin dulu aku sudah tak percaya pada hal seperti ini,
Teman sejati,
Teman selamanya,
Sahabat,
Dulu aku pikir ini adalah sebuah hal bodoh, karena aku yakin tak ada yg abadi, semua pasti akan berakhir, tapi seseorang meyakinkanku bahwa pertemanan bisa diibaratkan seperti
 api yg hangat,
Dan tak ada manusia yg sempurna,
Semua punya kesalahan
Pasti
Tapi mencoba untuk memaafkan
Adalah bukti teman sejati,
Memang banyak orang yang pernah buat kesalahan
Mencoba untuk memaafkan memang sulit,
Tapi
Waktu akan mengubahmu,
Perlahan kau akan bisa melupakan semua kesalahan itu,
Dan mulai percaya pada rasa ini lagi,
Mulailah untuk memaafkan dari saat ini,
Dan percaya kau tidak sendiri


10 Februari 2011

SALAH


Karya : Tengku Assad
Kenapa?

Apa karena aku gendut?

Apa karena aku kelihatan mudah dibodohi?

Apa karena aku lemah?

Aku tak mengeti kenapa?

Apa aku begitu lugu?

Kenapa aku terus yg disalahkan…

Apa aku belum memiliki kedewasaan

Sehingga ini semua terjadi?

Jika kau berfikir begitu kau salah

Kau salah besar

Aku bukan manusia bodoh

Yang bisa kau bodohi seenaknya

Aku bukan manusia lemah seperti yang kau fikirkan….

Sebenarnya kaulah yang tidak dewasa

Kau pikir itu semua hanya permainan

Tapi tidak bagiku

Setelah semua itu

Aku mencoba untuk memaafkanmu

Tapi hati ini sudah hitam

Tak ada kata maaf lagi untukkmu

Waktu tak kan pernah terulang..

Hal yg telah tejadi tak kan pernah bisa diubah…

6 Februari 2011

cokelat untuk nola

‘Besok ulang tahun nola, aku ngasih apa ya ?’ kataku sembari berpikir keras,

Ki, ki, gitu aja kok dipikirin , kasih aja kek boneka, atau apaan gitu yg disukai cewek, ‘ katak temanku yg paling dekat, rio

Suara seorang cewek membuyarkan lamunanku ‘ woi ! jangan melamun dong , entar kesambet loh’ ternyata itu si nola

‘hy nol, pa kabar…’ kataku dengan gugup

‘hy juga , gitu aja kok kau gugup? Kitakan kawan ! kata si cewek kurus ini, memang kami sudah jadi teman sejak kelas 4 sd , dan sekarang aku sudah kelas 6 sd, tapi aku selalu malu2 kalo deket2 sama dia,

Oh ya guys ! masih ingatkan besok aku ngadain ultah dirumahku ! hadiahnya jangan lupa ya !’ kata gadis berkulit putih ini.

Siangnya setelah pulang sekolah aku masih bingung mau beli apa, setelah sampai rumah akupun memutuskan untuk pergi ke supermarket, kali2 ada yg cocok ya.

Woi rizky !

Aku terkejut ketika ada seseorang yg membuyarkan lamunanku lagi,’siapa sih ni orang, hari ini kok rasanya banyak banget orang yg berisik ya ?’ batinku sambil berbalik menghadapa dia,

Hy !

Eh kau ma yud !

‘mau kemana ni sob?’ tanyanya kepadaku

‘mau ke supermarket’

‘Wisss, tumben nih mau ke supermarket ! mau ngapain kau emangnya ?’

Mau beli kado ulang tahun, untuk……. Cewek.’ Kataku malu2

Wisss ! dah pandai sekarang ya ! ckckck! Ikut dong !

‘Ya ya ikut aja,’ kataku tak sabar
Setelah melewati beberapa jalan , akhirnya kami sampai ke supermarket yg dituju, setelah masuk aku mulai mencari2 kali2 ada yg cocok untuk nola,

‘hmm apa yg bagus? Kataku sambil melewati rak-rak berisikan buku2 tulis dan pena.

‘menurutku kalo untuk cewek beli aja coklat kalo bisa yg paling mahal, supaya dianggap romantis gitu..

‘coklat? Boleh juga idekau tu, thanks ya,’

‘Ok sob !’

Kemudian akupun pergi ke rak-rak yg berisikan coklat, akupun mulai memilih coklat mana yg kira2 paling enak,

Akhirnya aku memilih coklat dusut kiri atas rak, coklat ini nampak spesial dengan bungkus merahnya yg kontras, dan harganya juga , lumayan, akupun pergi untuk mencari bungkus kado, setelah itu akupun membayarnya di kasir,

‘pasti senang tuh cewek ! dapat hadiah coklat,xixixiix,’ katanya sambil ketawa cekikikan,

Esoknya akupun pergi kerumah si nola,
 Sudah banyak yg datang, rio, maudi juga datang,

‘ hy mau’
 Hy ris !
Setelah beberapa bagian acara, akhirnya sampai juga pada pemberian hadiah padanya, dengan malu2 akupun memberi kadoku itu padanya, eh ternyata dia tersenyum manis, aku jadi malu..

Esoknya di sekolah, dia datang menghampiriku,
‘makasih ya coklatnya, ternyata kau tahu apa yg kusuka, thanks ya,’
Aku hanya diam, malu ,
‘woi si risky pipinya merah tuh! Hahaha’ kata salah seorang temanku

Setelah itu si nola pun pergi ke mejanya,

Entah kenapa aku jadi ingin menyanyi dia dia dia – afgan,
Akhirnya akhirnya aku temukan
Wajah yang mengalihkan duniaku
Membuat diriku sungguh-sungguh
Tak berhenti mengejar pesonanya
‘kan ku berikan yang terbaik
‘tuk membuktikan cinta kepadanya
Dia dia dia cinta yang ku tunggu tunggu tunggu
Dia dia dia lengkapi hidupku…
end

5 Februari 2011

2. Ada apa dengan yudi? ( part 2 )


Kemudian dia pergi meninggalkanku di koridor sekolah tanpa bicara,
Kenapa sih tu anak ? apa sih masalah dia? 2 hal itu terus bergejolak dalam kepalaku, tanpa kusadari aku sudah sampai di rumah, ma ! riki pulang !
Oh dah pulang toh ? makanan dahh mama siapkan diatas meja ya ! mama mau pergi,
Pergi kemana ma?
Mama mau arisan di rumah bu surti, ituloh yg baru pindah kesini itu ,
Oh bu surti,
‘Mama pergi dulu ya !’ kata mama sambil pergi ke pintu depan,’oh ya hampir lupa! Rik! Nanti jangan pergi kemana-mana ya ! sebelum mama pulang ! mama sebentar kok !
Iya ma !
Setelah mama pergi aku pun naik kekamarku dilantai 2 , ganti baju, kemudian turun lagi ke bawah untuk makan, ‘’ hmm, tumben makanan hari enak banget’’ kataku sambil melahap makanan yg bisa kulihat diatas meja, soalnya aku kelaparan banget.
                Setelah makan , akupun naik lagi kekamarku dan mendengarkan musik di mp3 playerku yg baru,
Tanpa sadar sudah sore dan mama juga sudah pulang, akupun langsung cabut keluar ketika mama pulang.
                ‘yak berhasil!hmm itukan yuda?’’ kataku melihat seseorang ditaman sendirian, akupun meng hampirinya.
‘woi ! jangan menung nanti kesambet lo !’ kataku padanya, dia tersentak kaget dan mulai tersenyum,
‘iya, kau ngapain disini?’
Oh aku? Hanya jalan2 sore, oh ya yud, jawab dong pertanyaanku tadi siang !
‘hmm sebenarnya aku memecahkan vas bunga kesayangan ibuku, aku takut sekali ibu akan marah sehingga aku tidak mengatakan bahwa akulah pelakunya,’ katanya sambil kembali murung,
‘hmm itutoh masalahnya, kau gk usang murung gitu, masak Cuma masalah kayak gini dia marah? Enggaklah ! kataku sambil berusaha membuatnya ceria lagi,
‘jadi aku harus gimana nih?, aku merasa bersalah memecahkan vas bunga itu sekaligus berbohong,’
‘mudah aja, kau bilang aja yang sebenarnya, bahwa kaulah yang memecahkan vas bunga itu dengan tidak sengaja, aku yakin pasti ibumu tidak marah,’
‘hmm….’ Dia berpikir sejenak ‘ kau benar aku harus bilang yg sebenarnya dari terus merasa bersalah sperti ini ! ‘ katanya mulai ceria lagi
‘ gitu dong ! baru temanku namanya ! ‘
Esoknya pas disekolah aku bertemu dengannya, dia sudah kembali ceria lagi seperti biasanya
‘ thanks ya rik buat saranmu yg kemaren ! aku kasih tau ibu yg sebenarnya ! dan surprise ! ternyata dia tidak marah bahkan bilang bahwa aku anak yg pemberani yg mau memberitahukan yg sebenarnya ! katakanya dengan wjah yg berseri – seri
Ya sama-sama ! makanya lain kali hati-hati ya,
end

3 Februari 2011

1. ada apa dengan yudi ? ( part 1 )



 
Ahhhhh! Kataku ketika melihat jam dinding di kamarku, waduh masak aku telat lagi ! dengan buru-buru aku mengganti bajuku dengan seragam sekolah ku. Kemudian aku mengambil tasku dan berlari ka lantai bawah.
Ma ! Riki pergi ya !!
Iya rik! Hati-hati dijalan ya! Kata mama ku sambil mengulurkan roti bakar yg setiap hari jadi menu utama sarapan kami.
Sesampainya di depan rumah aku berlari menyusuri jalan menuju rumahku. Aku berlari secepat yang aku bisa.
Waduh tinggal 5 menit lagi, bisa-bisa terlambat.. batinku
            Ketika sudah dekat dengan sekolah. Aku melirik pada anak laki-laki kurus ceking yg juga sedang berjalan menuju sekolah.
Hy yud ! kataku sambil berlari.
Tapi dia tidak menjawab . dia bahkan memalingkan mukanya dariku. Ada apa dengan yudi? Batinku dalam hati melihatnya, mengingat yudi yang selalu ceria.
Untung saja aku tidak terlambat, nyaris….
Ketika jam istirahat, aku pergi ke kantin, tiba-tiba aku ditabrak oleh seseorang.
Hey, kalo jalan liat-liat dong ! kataku kepada anak itu, eh ternyata itu si yudi ,
Ah maaf-maaf rik, aku gk sengaja ,
Oh kamu yaudah, gak papa , lain kali liat-liat ya,
Dia tidak menjawab, di langsung pergi begitu saja,
Sebenarnya kenapa sih tuh anak kayaknya dia ada masalah, jadi pingin tau.. .
Siangnya sepulang sekolah  aku nyamperin dia,
Yud boleh gk aku nanya sama kau…
Apa ?
Sebenarnya kau kenapa hari ini?
Kok kau murung gitu, ada apa?
Dia tetap tidak menjawab, wajahnya tampak sekali menyimpan sesuatu,
Kalo kau ada masalah, kasih tau aja sama aku , kali-kali aku bisa bantu…
kemudian dia...
go to part 2